Tips Usaha Laundry

Oleh Malik Ibrahim

Tips usaha laundry kami sajikan untuk membantu pelaku usaha rumahan yang ingin memulai usaha kecil bisnis laundry. Usaha kecil menengah laundry saat ini termasuk usaha yang menguntungkan. Seiring dengan mobilitas manusia yang semakin tinggi tidak ada waktu lagi untuk mengurus baju-baju kotor. Jalan terbaik adalah menyerahkan kepada ahlinya, usaha laundry yang saat ini mudah kita temukan.

Inilah beberapa tips usaha laundry yang bisa anda pertimbangkan.
1.      Pahami lebih detil karakteristik bisnis laundry kiloan ini. Seluk beluknya, dari air yang dibutuhkan, listrik, sistem bisnisnya, apa saja faktor yang membuat orang berkeinginan membeli jasa laundry dan termasuk harga jual.
2.      Pelajari perilaku kompetitor atau pesaing. Di sini Anda mesti tahu tentang harga jualnya. Katakanlah harga jualnya Rp 6.000. Berapa keuntungan yang diperoleh dengan harga tersebut. Kemudian yang Anda perlu ketahui adalah berapa kilo kira-kira dalam sehari laku terjual. Selain itu Anda mesti cari tahu mengenai hari-hari apa saja yang paling laris dan yang paling sepi. Berapa banyak pegawai yang dibutuhkan untuk menjalankan bisnis ini. Apakah cukup satu orang atau dua orang. Kenapa Anda perlu mengetahui beberapa hal itu? Supaya Anda bisa dengan mudah melakukan hal yang kurang lebih sama dengan pesaing Anda.
3.      Anda tidak harus melakukan sesuatu yang sama sekali baru. Yang perlu Anda lakukan adalah membuat ATM (Amati Tiru dan Modifikasi). Kalau Anda belum mampu melakukan modifikasi, maka sebaiknya lakukan saja pengamatan terlebih dahulu dan kemudian Anda lakukan peniruan terhadapnya sesuai dengan kemampuan Anda.
4.      Jika Anda ingin melakukan modifikasi, maka modifikasi yang perlu dilakukan adalah menjual dengan harga yang sedikit lebih murah dari pesaing. Misalkan, pesaing atau pemain yang sudah lebih dulu hadir menjual dengan harga Rp 6.000, sebaiknya Anda tidak menjual dengan harga yang sama. Mungkin juallah dengan harga Rp 5.500. Mengapa ini perlu dilakukan? Supaya terlihat ada perbedaan. Tetapi kalau Anda menilai dengan harga itu ternyata membuat margin keuntungan menjadi tipis, maka selayaknya Anda memberikan pelayanan yang lebih baik dari pesaing dengan harga yang sama. Bagaimana caranya? Caranya adalah dengan mengantar langsung laundry kiloan sampai ke tempat pelanggan (itu pun kalau pesaing tidak melakukannya). Atau Anda bisa juga dengan memberikan waktu penyelesaian yang lebih cepat dari pesaing Anda.
5.      Berikan sejumlah diskon jika Anda mendapat order yang cukup besar dari mereka. Katakanlah jika satu hingga tiga kilo tidak mendapatkan diskon, mungkin dengan pemesanan 5 kilo Anda berikan potongan harga setiap kilonya menjadi Rp 5.800. Ini akan sangat terlihat berbeda di mats konsumen. Dan kemungkinan ini akan menjadi pertimbangan konsumen dalam memilih laundry Anda. Prinsipnya, jangan pernah takut membuat terobosan yang mungkin akan dinilai positif bagi konsumen.
6.      Carilah partner atau semacam agen atau orang yang dapat Anda andalkan dan Anda percayai untuk membantu Anda memasarkan produk atau jasa laundry tanpa harus menggajinya. Yaitu dengan cara memberikan komisi terhadap penjualan. Cara ini saya lakukan dalam menjual produk pendidikan dan hasilnya luar biasa bagus tanpa saya harus keluar biaya promosi. Namun Anda harus sabar mencari orang seperti ini. Keyakinan untuk mendapatkan orang semacam ini akan sangat menolong Anda. Saya pun pernah melakukannya dan butuh waktu.
7.      Juallah kejujuran dan kesabaran, sebab kata kunci bisnis apapun adalah kejujuran. Saya berani menjamin yang paling utama dari uraian yang saya sampaikan di atas adalah kejujuran. Banyak sahabat saya yang jujur dalam berbisnis cenderung langgeng dan sebaliknya banyak yang hancur karena persoalan ketidakjujuran. Jangan lupakan bahwa kesabaran adalah faktor yang juga sangat penting untuk menunjang keberhasilan berbisnis. Sabar dalam mengelola, mempromosikan, menghadapi konsumen yang rewel dan lain sebagainya.
Itulah 7 tips usaha laundry yang dapat Anda cermati untuk membuka usaha kecil menengah laundry. Semoga bermanfaat.
Baca SelengkapnyaTips Usaha Laundry
Oleh: Malik Ibrahim
Usaha Rumahan, Updated at: 26.11.11

Laundry Kiloan, Usaha Kecil yang Menguntungkan

Oleh Malik Ibrahim

Laundry kiloan, usaha kecil yang menguntungkan. Usaha laundry kiloan kini tumbuh bagai jamur di musim hujan. Hal ini wajar, karena usaha kecil laundry merupakan peluang usaha bisnis yang masih terbuka lebar. Kesibukan warga di kota-kota besar tidak lagi punya waktu untuk mencuci dan seterika baju. Memiliki pembantu juga sering menimbulkan masalah. Pilihan yang tidak ribet adalah menyerahkan urusan cuci dan seterika pakaian kepada usaha laundry.

Modal membuka laundry kiloan juga termasuk kecil, yakni antara 10 juta hingga 20 juta. Peralatan laundry ini juga bisa dibeli dengan sistem kredit. Bahkan ada beberapa supplier alat-alat laundry yang menawarkan paket kerja sama tanpa modal. Anda tinggal menjalankan bisnisnya, soal peralatan disediakan distributor atau pembuat alat laundry tersebut. Anda bisa mencari dengan browsing melalui google atau yahoo. Ketik saja: “kerja sama laundry” atau “kredit alat laundry”. Nah, silakan pilih mana yang sesuai dengan keinginan Anda.

Peralatan yang Dibutuhkan untuk Membuka Usaha Laundry
1. Mesin cuci atau washer, berbagai merk mesin cuci telah tersedia di pasaran, antara lain: merk SANYO, DAIICHI, TOSHIBA, SANKEN, LG, PANASONIC, IPSO, DOMUS, MAYTAG, dll.
2. Mesin pengering baju atau dryer, berbagai merk juga mudah ditemukan di pasaran, misalnya: merk electrolux, dryer gas merk Huebsch, IPSO, Ironer, dll
3. Seterika uap, merk philips, idealife, nagamoto, krisbow, vitek, dll.
4. Timbangan baju, terdapat timbangan baju digital dan timbangan baju gantung untuk usaha laundry kiloan.
5. Bahan kimia, antara lain: deterjen, spotter, anti septic, pemutih, softener, pelicin, dan parfum.

Selain itu, jika Anda berminat mengembangkan usaha laundry secara serius sebagai usaha kecil yang menguntungkan, ada beberapa peralatan yang perlu dipersiapkan.
Berikut ini informasi tentang peralatan yang perlu dipersiapkan.
A. Divisi Counter/Penerimaan Order:
Di counter atau tempat menerima order laundry, peralatan yg harus dipersiapkan adalah:
1. Lemari Penyimpanan
2. Meja
3. Timbangan Duduk (10kg atau 25kg)
4. Alat Tulis
5. Nota Bon
6. Buku Administrasi
7. Tag Gun (tagging) + label tagging
8. Plasik kresek (asoy) jumbo.
B. Divisi Pencucian
Di tempat penyucian/ruang cuci, peralatan yg harus dipersiapkan adalah:
1. Rak Baju Kotor
2. Takaran Kimia (untuk cairan)
3. Ember untuk perendaman
4. Brush (brush baju & sikat gigi)
5. Gantungan Baju (hanger)
6. Keranjang
7. Jemuran / Tempat menggantung pakaian
8. Jepitan Pakaian
C. Divisi Finishing
Di tempat finishing atau penyetrikaan dan packing peralatan yg harus dipersiapkan adalah:
1. Meja setrika
2. Sprayer
3. Gantungan/Hanger
4. Plastic Packing (ukuran 30×50, 35×50, 40×60, 60×100)
5. Stapler / Hekter ukuran sedang
6. Lakban
7. Rak penyimpanan pakaian yg telah selesai dipacking
D. Divisi Promosi dan Marketing
Untuk kegiatan promosi usaha anda, perlengkapan yang harus anda persiapkan adalah:
1. Kartu Nama
2. Flyer Daftar Harga
3. Spanduk / Banner
4. Neon Box
5. Proposal Kerjasama Agen
Selamat membuka usaha laundry kiloan. Semoga sukses dan benar-benar menjadi usaha kecil yang menguntungkan.
Baca SelengkapnyaLaundry Kiloan, Usaha Kecil yang Menguntungkan
Oleh: Malik Ibrahim
Usaha Rumahan, Updated at: 26.11.11

Jenis Usaha Kecil Menengah di Indonesia

Oleh Malik Ibrahim

jenis usaha kecil menengah
Contoh Usaha Kecil Menengah

Jenis usaha kecil menengah di Indonesia sangat beragam. Di antara berbagai jenis usaha kecil menengah itu, jenis usaha makanan dan minuman mencapai pertumbuhan yang luar biasa tahun 2011. Munculnya pelatihan-pelatihan bisnis melahirkan pengusaha muda dengan modal nekad alias modal dengkul. Itu pun dengkulnya orang lain. Betapa tidak. Dengan keberanian yang tinggi rata-rata mereka memulai usaha kecil dengan pinjam uang ke bank. Berbekal materi pelatihan yang disampaikan para mentor bisnis, mereka membangun mindset otak kanan. Action dulu, mikir belakangan. Banyak yang sukses, walaupun tidak sedikit yang gulung tikar.
Peluang usaha kecil menengah berhasil ditangkap dengan baik oleh para pebisnis kecil yang baru memulai belajar bisnis dari titik nol. Misalnya, usaha kecil makanan dan minuman dapat kita temukan dengan mudah di pusat-pusat perbelanjaan. Outlet-outlet atau tepatnya gerobak-gerobak  dengan tampilan menarik terlihat mencolok. Umumnya mereka termasuk jenis usaha waralaba – franchise. Berawal dari  usaha kecil dengan konsep besar mereka mampu meraih peluang bisnis tanpa bersusah payah melakukan promosi lewat iklan dengan biaya mahal. Pasar pun telah terbentuk.
Contoh usaha kecil menengah bisnis makanan dan minuman akan terus terbuka lebar. Menurut Among Kurnia Ebo, mentor bisnis dari entrepreneur university, selama manusia punya perut dan selama manusia masih butuh makan, usaha makanan dan minuman tetap laku. Kunci sukses jenis usaha kecil makanan adalah; makanan harus enak, cocok di lidah. Masalah harga dan lain-lain tidak jadi soal. Jika makanan sudah cocok di lidah maka harga menjadi nomor ke sekian.
Berikut tips memulai usaha makanan dan minuman
  1. Rasa sesuai selera. Caranya, kunjungi tempat-tempat penjual makanan yang ramai pembeli. Belilah dan rasakan, coba tiru dan tingkatkan rasa yang berhasil anda dapatkan.
  2. Perbarui dan perbaiki kualitas masakan buatan anda. Bagikan secara gratis kepada beberapa teman dan mintalah  saran; apa kekurangan masakan buatan anda.
  3. Layanan dan tampilan prima. Lihat bagaimana penjual makanan yang laris tadi melayani pembeli. Anda  bisa melayani lebih dari yang mereka lakukan.
  4. Jika usaha makanan anda dalam kemasan, buat kemasan yang menarik agar memiliki nilai lebih dibanding yang lain. Ini untuk menciptakan image terhadap produk anda.
  5. Usaha waralaba bisa menjadi pertimbangan untuk menjadikan usaha makanan anda lebih besar dengan jangkauan pasar yang luas.
Jenis usaha kecil menengah atau UKM yang dikelola dengan konsep yang jelas akan mencapai hasil yang besar. Semoga bermanfaat.
Baca SelengkapnyaJenis Usaha Kecil Menengah di Indonesia
Oleh: Malik Ibrahim
Usaha Rumahan, Updated at: 17.11.11